TIPS DAN TRIK SAAT INTERVIEW DENGAN BAIK.

   TIPS DAN TRIK CARA INTERVIEW KERJA..

DIpost oleh :M rizqi rifaldi


Interview? Semua pasti sudah tahu apa dan bagaimana pelaksanaannya. Hanya saja cara agar mudah diterima saat interview ini yang mungkin banyak yang belum tau, apalagi yang baru lulus kuliah dan baru mau coba-coba cari kerja. Karenanya tips biar bisa lolos wawancara kerja ini penting sekali diketahui buat yang belum diterima bekerja di perusahaan mana pun atau mungkin yang sudah bekerja dan mau mencoba kesempatan di perusahaan lain. Dan perlu Caraspot sampaikan bahwa cara agar mudah lolos interview kerja ini adalah tips yang saya ketahui dari sebelumnya banyak belajar bagaimana agar berhasil melamar kerja saat saya juga masih belum belum punya pekerjaan, dan bahkan sebagian tips di bawah adalah berdasarkan pengalaman saya menjalani beberapa kali tes interview kerja di perusahaan besar



1. HARUS PERCAYA DIRI.

     Percaya diri dalam hal ini sebenarnya bukan hanya untuk tujuan agar komunikasi dengan orang    lain lebih baik dan berjalan lancar tapi juga mengenai kemampuan menyelesaikan setiap tugas kerja yang dibebankan pada si karyawan, semkan PD maka akan semakin merasa bisa menuntaskan semua tugas yang diberikan, dan bahkan seseorang dengan karakter demikian jauh lebih cepat mempelajari hal-hal baru yang mana inilah yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Sebaliknya, jika seseorang kurang percaya diri maka ia akan sulit melakukan komunikasi dengan orang lain dan tentunya akan banyak pekerjaan yang terbengkalai karenanya. Belum lagi soal deadline dan target yang dibebankan, bila ia kurang memiliki ‘self confidence’ yang baik sudah pasti dia akan selalu pesimis dalam segala hal dan kemungkinan yang ia hadapi.

 2.JANGAN GUGUP.

 Wawancara kerja dapat menjadi aktivitas yang mendebarkan, menakutkan, dan membebani bagi sejumlah pencari kerja. Tak heran, mereka terlihat gugup saat diwawancarai kerja. Terlebih, mereka yang kali pertama mengalaminya.
   Agar tidak gugup saat wawancara kerja adalah menganggap pewawancara kerja sebagai teman Anda. Mengapa? Dengan menganggap seperti itu, pkiran Anda akan lebih rileks dan lebih jernih sehingga membantu Anda dalam memberikan jawaban terbaik.
Mohon diingat juga, pewawancara kerja umumnya memverifikasi keterampilan dan perilaku Anda, bukan menginterogasi Anda seperti layaknya penyidik kepolisian. Oleh karena itu, santai saja sehingga jawaban Anda menarik dan memberikan bukti bahwa Andalah orang yang tepat untuk posisi yang dilamar.

3. JAWABLAH SESUAI PERTANNYAAN YANG DIBERIKAN.

Pada masalah ini banyak sekali pelamar kerja yang tidak tahu bahwa sebenarnya orang yang menjawab bertele-tele malah akan mendapat penilaian buruk dari penguji, atau Kabag. HRD yang biasanya melakukan tugas perekrutan karyawan baru. Di antara efeknya adalah akan dinaggap tidak tegas dan ‘jago ‘ngeles’. Untuk itu, sebaiknya jawab saja seadanya kalau memang mau lolos interview dengan mudah dan bisa mendapatkan pekerjaan dengan gampang. Jika seandainya hanya jawaban ‘ya’ atau ‘tidak’ yang diminta maka jawab saja seperti itu, tidak usah malah panjang lebar yang membuat kamu sulit sendiri. Keculia jika memang diminta langsung dari HRD-nya, maka barulah kamu jawab dengan lengkap dan detail. Misalnya saja, apakah kamu pernah bekerja di tempat lain? Maka jawab saja ‘Iya’ jika memang benar demikian, dan baru ditambah penjelasan jika ada pertanyaan selanjutnya.

4.  APA MOTIVASI KAMU BEKERJA?
Kalau ditanya soal motivasi kerja maka berilah jawaban yang sesuai dengan bidang yang kamu lamar, misalnya saja melamar jadi penulis di suatu penerbit, maka bilang saja kalau kamu hobi menulis dan senang dengan pekerjaan tersebut. Jangan sampai memberi alasan buruk, misalnya karena terpaksa jadi melamar diperusahan bapak atau apalah… yang malah membuat kamu dinilai sebagai calon karyawan yang buruk. Atau bisa juga dijawab yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan, misalnya saja karena yang ditempati melamar adalah koperasi syariah yang berkomitmen ingin menghapus Riba, maka beri saja alasan saat kamu interview bahwa saya senang bekerja di tempat tersebut karena dapat membantu banyak masyarakat muslim terhindar dari praktek Riba dan sebagainya.

5. Berikan alasan keluar kerja dari perusahaan sebelumnya yang sifatnya ‘positif’

Ini juga penting sekali dilakukan, jika anda memang baru ‘resign’ dari perushaan lain maka sedapat mungkin berikan alasan yang tidak membuat penilaian yang negatif dari penguji, misalnya keluar kerja karena alasan pindah tempat dan karena jauh jadi harus keluar, karena perusahaan sebelumnya tutup atau selainnya, yang penting tidak menimbulkan penilain negatif pada kepribadianmu.
Adapun jawaban yang tidak baik, misalnya keluar kerja karena sudah malas bekerja di tempat tersebut, karena melakukan kesalahan yang tidak dapat diterima sehingga harus dikeluarkan tanpa hormat dan lainnya yang jika disampaikan kepada orang lain maka kamu akan dinilai memiliki sifat yang buruk

6.  Saat tawar menawar gaji berikanlah jawaban yang normatif
Normatif maksudnya adalah bahwa jawaban yang kamu berikan tidak secara spesifik menjawab pertanyaan dari kepala bagian kepegawaian yang biasanya jadi juru seleksi. Jadi misalnya ditanya “berapa gaji yang kamu inginkan?” maka cukup bilang “sesuai dengan standar perusahaan dan pemerintah saja!” Tidak usah berikan jawaban muluk-muluk.
Atau misalnya sudah punya pengalaman bekerja sebelumnya maka cukup katakan kalau “mungkin bisa lebih tinggi dari UMR karena sebelumnya sudah pernah bekerja di bidang yang sama dan sudah berpengalaman mengenai bidang yang dilamar”. Jangan sampai ngotot mau digaji sesuai jumlah yang kamu minta karena sudah pasti dalam tips cara agar mudah lolos interview ini kamu akan dinyatakan tidak layak jadi karyawan baru diperusahaan tersebut karena dianggap banyak maunya dan suka nuntut.

. Dan terakhir, tetaplah semangat walau nantinya kamu gagal, karena masih ada kesempatan di tempat lain dan bisa jadi Tuhan telah menyediakan tempat yang lebih baik untukmu di perusahaan lain. :)


Comments

Popular posts from this blog

TIPS PRESENTASI KERJA YANG BAIK.

PERTANYAAN PERTANYAAN DI INTERVIEW.